Jumat, 02 November 2012

Materi Menaksir

MENAKSIR

  1. MENAKSIR
Menaksir adalah mengagak-agak/mengira-ngira. Oleh karena itu apabila hasilnya berselisih beberapa sentimeter (dalam pengukuran besar) maka hasil penaksirannya sudah dianggap baik atau sudah benar. Disini akan saya jelaskan tentang cara-cara menaksir lebar dan tinggi, yaitu:
  1. Menaksir Lebar
Menaksir lebar adalah suatu kegiatan atau usaha manusia mengira-ngira/mengagak-agak berapa lebarnya suatu tempat atau benda yang akan diamati. Disini saya akan jelaskan tiga cara menaksir lebar sungai, yaitu:
  1. Cara pertama:
    • Tetapkan check point di seberang sungai
    • Jadikan tempat berdiri pada titik B
    • Buat sudut 900 dan bergerak ke C sebanyak X langkah
    • Lanjutkan melangkah ke D sebanyak ½ X langkah
    • Dari titik D buat sudut 900 dan bergeraklah mundur sambil mengintai ke point A dan C
    • Berhenti setelah A : C dan E berada di satu garis lurus













  1. Cara kedua:
  • Tetapkan check point A
  • Jadikan tempat tegak pada point B
  • Menghadap ke kiri dengan sudut 900 kemudian berjalan mundur
  • Berhentilah apabila telah dapat membuat sudut 450,jika diproyeksikan ke titik A
  • Titik tersebut dinyatakan sebagai titik C. Dengan demikian maka dalam segitiga ABC di atas, sudut A juga = 450 karena itu sisi AB = BC













  1. Cara ketiga:
  • Dengan pandangan melalui ujung topi, tentukan sebuah check point A di seberang sungai
  • Berputarlah ke tepi yang lain dengan sikap tubuh dan topi yang sama
  • Suruh seorang teman menuju ke titik di hujung pandangan melalui topi tersebut
  • Titik tersebut kita anggap C, maka BA = BC = radius














  1. Menaksir Tinggi
Menaksir tinggi adalah suatu kegiatan atau usaha manusia mengira-ngira/mengagak-agak berapa tingginya suatu tempat atau benda yang akan diamati. Disini saya akan menjelaskan tentang cara menaksir tinggi pohon, menaksir tinggi tiang listrik dan menaksir tinggi bukit, yaitu:
  1. Menaksir Tinggi Pohon:
  • Tetapkan 10 m dari A ke satu titik yang datar
  • Titik tersebut dinyatakan D, suruh teman memegang/menegakkan tongkat Pramuka pada titik D
  • Lanjutkan 4 m lagi ke titik C
  • Dari titik C, seorang teman mengintai kepuncak pohon (B) melalui tongkat yang ditegakkan pada D
  • Tandai bagian tongkat yang dilalui garis CB. Bagian tersebut adalah E.




2 m




  1. Menaksir Tinggi Tiang Listrik:
  • Tinggi tongkat AB = 160 cm
  • Panjang bayangannya = 20 cm
Jadi perbandingannya = 20 : 160 = 1: 8
Panjang bayang-bayang tiang listrik = 1,20 m = 120 cm
Jadi panjang tiang listrik = 120 x 8 = 960 cm = 9,6 m.

















  1. Menaksir Tinggi Bukit:
  • Tentukan suatu benda (pohon, tongkat, orang dll) yang berdiri tegak pada suatu jarak dari bukit untuk ditaksir tingginya dengan tangan direntangkan ke depan
  • Melalui pengamatan tinggi orang dialat pengukur terlihat 5 cm, sedangkan tinggi orang sebenarnya diketahui 2,5 meter. Jadi perbandingannya = 5 cm : 250 cm = 1 : 50
  • Melalui pengamatan tinggi bukit AC dialat pengukur terlihat 35 cm. Jadi tinggi bukit AC = 35 x 50 = 1.750 cm = 17,5 m.
Keterangan :
Bukit AC pada rol adalah xz.

m











Menaksir kecepatan Arus Air
Untuk bisa mengetahui kecepatan arus air, langkah2 yg harus dilakukan sebagai berikut:
1.       Carila satu benda yg bisa mengapung (kayu, daun, etc)
            2.    Tetapkan jarak A-B terserah

3.      Jatuhkan benda yg bisa mengapung tersebut.
4.      Hitung waktu yg dibutuhkan benda mengapung tersebut untuk mengalir dari A sampai ke B
            5.   Hitung kecepatanya dgn mengunakan rumus


Lebar Sungai
Untuk bisa menghitung lebar sungai ada dua cara yg menurut gw paling mudah:
A.    A. Metode perbaningan segitiga
     Misal posisi yg hendak menghitung ada d sebelah tanda bintang
1.      Tetapkan suatu titik sebagai acuan d seberang sungai (pohon, batu etc), gw namain titik C. Tetapkan titik lain yg lurus terhadap titik C, yg kemudian saya namain titik A

 
3.      Salah satu penggalang berdiri di B, dgn jarak A sampai B, terserah.
4.      Penggalang tersebut menghadap titik C, kemudian memutar berbalik arah 1800
5.      Berjalan beberapa saat, kemudian tandain titik berhentinya, saya namin titik D
6.      Dari titik D, penggalang tersebut menghadap sungai, saya namin titik d sebelah sungai dengan E
      Jadi lah dua buah segitiga sebangun, yaitu segitiga ABC dan EBD
6.      Hitung Jarak AB, BE, ED,
            7.   Untuk bisa menhitung lebar sungi bisa menggunakan persamaan kesebandingan sebagai berikut
 
A.    A. Metode Trigonometri
    Misal posisi yg hendak menghitung ada d sebelah tanda bintang
 
1.      Tetapkan suatu titik sebagai acuan d seberang sungai (pohon, batu etc), gw namain titik C. Tetapkan titik lain yg lurus terhadap titik C, yg kemudian saya namain titik A
2.      Tentukan jarak A-B, terserah brp pun ntu
3.      Gunakan kinometr dgn posisi busu mendarat.
4.      Bidik titik C, atur benang agar sejajar dgn arah AC (suer nie tu susah d deskripsiinya)
5.      Liat sudut pada kinometer untuk mengetahui besar sudut ACB
            6.   Gunakan persamaan berikut untuk menghitung lebar sungai

Kiriman dari kak Reza (jangan lupa lihat juga menaksir ketinggian >> link << )


"Semua trik menaksir membutuh kan matematika yg bagus, and jgn ngjarin klo kmnya lum pahama, coz ntar bakal terjadi kya yg d alamin ama salah satu SMP dan Ambalan d Kwaran gw, . . . SURAM, klo ada yg mao d tanyain, kirim Email ajah k gamer_cute@yahoo.co.id
Kritik dan saran sangat d butuhin buat ngembangin yg lebih baek, tpi yg ngebangun ya . . ."




Tidak ada komentar:

Posting Komentar